Borok Itu
Apakah kita membutuhkan aib orang lain untuk sekedar melupakan aib diri yang tak kalah memalukannya? Mengapa pula kita menyibukkan diri dengan borok-borok mereka di saat kita sendiri masih memiliki borok yang menganga?
Apakah kita membutuhkan aib orang lain untuk sekedar melupakan aib diri yang tak kalah memalukannya? Mengapa pula kita menyibukkan diri dengan borok-borok mereka di saat kita sendiri masih memiliki borok yang menganga?
Tidak cukupkah kata maaf bagimu? Sampai-sampai hanya karena mereka telah merugikan kepentingan pribadimu, engkau akan membunuh karakter mereka dengan mengatasnamakan kita dengan dalih tiada penghargaan atas kerja kami?
Pergilah dari kehidupanku. Karena mungkin itu yang terbaik untukmu. Betapa kau menyesal telah mengenalku, demikian juga denganku.
[John EA Doe]
Andai kau tahu yang kuinginkan. Kuingin jiwamu bisa terbang ke langit dan menggapai cahayaNya. Walau ragamu ada di bumi bersama duniamu. Kuingin kau dapat memperoleh kemulian itu dengan Qur’an dan Sunnah. Peganglah keduanya dengan sekuat tenaga.
You can do what you want just seize the day. What you’re doing tomorrow’s gonna come your way. Don’t you ever consider givin’ up, you will find…
Take a walk in the park when you feel down. There’s so many things there. That’s gonna lift you up. See the nature in bloom a laughing child. Such [...]
Selamat jalan saudaraku… Janganlah berhenti…, janganlah menoleh barang sekejap pun, karena engkau tahu apa yang ada di belakangmu hanyalah akan mengganjal hati dan jiwamu.
Semoga engkau menemukan kembali hatimu yang hilang di sana… Allah Hafidz.
Rainy days… rintik gerimis dan hujan yang menghiasi hari-hariku, hati, dan perasaanku saat ini.
Hei sobat, maukah kau di sini sejenak bersamaku? Sekadar menemani hari-hari sepiku. Hari-hari yang kulalui tanpa seorangpun di sisiku. Hari-hari yang kulalui tanpa ada manfaat sedikitpun untuk orang-orang terkasihku.
Gambar diambil dari sunflower
“Apapun itu… asalkan halal, hingga dengannya anak istriku bisa makan….”.
Mungkin engkau perlu mengingat kalimat ini. Kalimat yang dulu sering kau lontarkan di hadapanku. Kalimat yang engkau butuhkan saat ini untuk meredam keTIDAKBERSYKURANmu kepada sang pemberi rizki.
Engkau begitu mudahnya kecewa atas apa yang tlah kau dapatkan. Engkau begitu hasadnya atas apa yang saudaramu dapatkan. Dan engkau [...]