wp-logoDi saat banyak orang berbondong-bondong pindah dari blog gratis WordPress.Com ke WordPress yang dihosting sendiri, saya malah sebaliknya, memutuskan untuk pindah ke WordPress.com. Ada beberapa faktor yang membuat saya memutuskan untuk pindah, salah satunya yang paling mendasar adalah saya ingin dimasukkan ke dalam komunitas WordPress.com.

Mungkin keputusan saya untuk pindah ini agak aneh, karena dengan pindah ke WordPress.com, maka ruang gerak (blog) saya menjadi sangat terbatas. Saya tidak akan bisa lagi mengedit theme, baik dari segi PHP maupun CSS-nya, ataupun juga memasang javascript yang identik dengan “pasang iklan”. Pasang iklan ยป Money/Uang. Betul?! Sudahlah akui saja, bahwa kebanyakan alasan orang memutuskan untuk pindah ke hosting sendiri adalah karena faktor monetasi.

Dengan tidak mengecilkan orang-orang yang bertujuan untuk monetasi, saya katakan bahwa tujuan ngeblog itu bukan semata-mata untuk mencari uang, tapi lebih dari itu adalah untuk mengekspresikan diri, baik itu pemikiran, kemampuan, pengalaman, dan lain sebagainya. Saya rasa semua orang setuju dengan ini.

Nah, lantas apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi saya sehingga berani memutuskan untuk pindah ke WordPress.com yang notabene sangat terbatas?

  1. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa saya ingin masuk dalam komunitas WordPress.Com Indonesia.
  2. Saya ingin membuktikan “Omongan Besar” saya yang pernah saya tulis di artikel yang berjudul Potensi Besar Blog WordPress.Com yang Jarang Diketahui Penggunanya.
  3. Disk Space yang besar (3 GB) untuk hosting gambar serta file-file dokumen lain. Hal ini terkait dengan waktu posting dan upload gambar yang lebih efektif.
  4. Bandwidth yang tidak terbatas.
  5. Saya merasa tertantang dengan optimasi mesin pencari (SEO) untuk fasilitas dan ruang gerak yang terbatas pada blog WordPress.Com
  6. Ada target tersendiri untuk setahun ke depan (PR 5)

FYI, blog yang saya pindah bukan dari Brand Rismaka. Saya menggunakan layanan domain mapping untuk meredirect alamat blog WordPress.com ke domain sendiri. Sebelumnya blog tersebut tertelantarkan, karena teman saya urung untuk mengurusnya lebih lanjut, sehingga saya memutuskan untuk memindahkannya ke WordPress.com.